Kaos Sejarah Nama Jakarta

Kaos Sejarah Nama Jakarta adalah kaos, tees, shirt, & t shirt berornamen stailisasi gambar obyek dan kata-kata bertema tentang sejarah nama Jakarta, Ibu Kota Indonesia

JKT-1002-zKaos Sejarah Nama Jakarta berbahan Cotton Combed berkualitas, yakni katun berbahan baku serat kapas alami, berserat benang halus, rajutan tipis rapi rata, sehingga saat digunakan terasa lembut, adem di badan, serta optimal menyerap keringat.

Sablon gambar Kaos Sejarah Nama Jakarta menggunakan bahan-bahan sablon bermutu tinggi, seperti Rubber / karet, sehingga keunikan ornamen sejarah nama Jakarta di kaos khas kota Jakarta bisa awet / bertahan lama.

Kaos Sejarah Nama Jakarta tersedia size / ukuran S / kecil, M / sedang, L / besar, XL / extra besar. Tersedia juga ukuran jumbo / Big Size: 3L, 4L,5L, & 6L. Pilihlah ukuran kaos yang sesuai dengan ukuran badan agar kaos nyaman saat dikenakan.

SEJARAH NAMA JAKARTA

Sebelum bernama Jakarta, julukan Ibu Kota Indonesia ini mengalami beberapa kali ganti nama. Sejarah berawal dari abad ke-14 dengan sebutan Sunda Kelapa. Daerah Sunda Kelapa dikenal sebagai pelabuhan Kerajaan Pajajaran, kerajaan yang menjadi pusat perdagangan, politik dan ekonomi  bagian barat  wilayah Hindia Belanda.

Pada 22 Juni 1527 Sunda Kelapa berganti nama menjadi Jayakarta, artinya Kota Kemenangan. Nama Jayakarta diberikan oleh Fatahilah sebagai penanda kemenangan pasukannya mengusir penjajahan Portugis dari wilayah kerajaan Padjajaran.

Sesuai keputusan DPR kota sementara No. 6/D/K/1956, tanggal 22 Juni 1527 akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi kota Jakarta, yang setiap tahunnya selalu diperingati hingga kini.

Saat Belanda menguasai Jayakarta, pada 4 Maret 1621 pemerintahan kerajaan Jayakarta diubah menjadi  kota bernama Stad Batavia. Lalu, pada 1 April 1905 nama diubah menjadi Gemeente Batavia. Pada 8 Januari 1935 berganti nama lagi menjadi Stad Gemeente Batavia.

Kekuasaan berganti. Saat Jepang menguasai Batavia, pada 8 Agustus 1942 nama Batavia diganti menjadi Jakarta Toku Betsu Shi.

Jepang menyerah kalah tanpa syarat pada sekutu di Perang Dunia ke II. Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Pada September 1945 pemerintah kota Jakarta mengikrarkan nama baru menjadi Pemerintah Nasional Kota Jakarta.

Di masa Pemerintahan Pre Federal di bawah pemerintahan NICA, pada 20 Febreuari 1950 Jakarta berganti nama menjadi Stad Gemeente Batavia. Bertahan hanya satu bulan, pada 24 Maret 1950 nama kota pun diganti menjadi Kota Praja Jakarta.

Setelah kedudukan Jakarta dinyatakan sebagai daerah swatantra, pada 18 Januari 1958 dinamakan Kota Praja Djakarta Raya. Di tahun 1961, berdasarkan PP No. 2 tahun 1961 jo UU No. 2 PNPS 1961, dibentuklah Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya.

Nama Daerah Khusus Ibukota Jakarta resmi ditetapkan pada 31 Agustus 1964, berpedoman pada UU No. 10 tahun 1964, dan tetap dinyatakan sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta. Hal ini dikuatkan dengan undang-undang Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setelah masa reformasi, melalui UU no 34 tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta, sebutan pemerintah daerah diubah menjadi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dengan otonomi tetap berada ditingkat provinsi, yakni Provinsi DKI Jakarta.

Oke, semoga bermanfaat.  Ayo gunakan kaos kota,cintai kota kita.

bahan-stempel-com-450

, , , , , , , , , ,

Outlet KaosKota.com Jl. Dr Wahidin No.50 Rembang Jateng Indonesia, SMS / WA: 081328911155

bikin-stempel-com-450

css.php

Copyright © 2015 - 2017 KaosKota.com All Rights Reserved.
Jakarta - Indonesia

Master Toko Online e-Commerce

X