Kaos Monas Jakarta

Kaos Monas adalah kaos, tees, shirt, & t shirt berornamen stailisasi gambar obyek dan kata-kata bertema tentang Monas: Monumen Nasional Jakarta Indonesia.

JKT-1001-4001Kaos Monas berbahan Cotton Combed berkualitas, yakni katun berbahan baku serat kapas alami, berserat benang halus, rajutan tipis rapi rata, sehingga saat digunakan terasa lembut, adem di badan, serta optimal menyerap keringat.

Sablon gambar Kaos Monas menggunakan bahan-bahan sablon bermutu tinggi, seperti Rubber / karet, sehingga keunikan ornamen Monas di Kaos Monas bisa awet /  bertahan lama.

Kaos Monas tersedia size / ukuran S / kecil, M / sedang, L / besar, XL / extra besar. Tersedia juga ukuran besar / Big Size: 3L, 4L,5L, & 6L.  Pilihlah ukuran kaos yang sesuai dengan ukuran badan agar kaos nyaman saat dikenakan.

MONAS

Monumen Nasional / Monas adalah monumen berupa tunggu  setinggi 132 meter, bermahkota lidah api berlapis emas, terletak di tengah Lapangan Medan Merdeka Jakarta Pusat.

Monas menjadi simbol heroik untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia saat merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Monas mulai dibangun pada 17 Agustus 1961 atas perintah presiden Soekarno. Usai dibangun, Monas dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975. Monas dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Setiap Senin pekan terakhir setiap bulan ditutup untuk umum.

Pembangunan Monas di area seluas 80 hektar ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. M. Soedarsono. Desain Tugu Monas mengandung angka 17, 8 dan 45, melambangkan 17 Agustus 1945, hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Rancang bangun Tugu Monas juga berdasarkan pada konsep pasangan universal yang abadi: Lingga dan Yoni. Tugu obelisk menjulang tinggi adalah Lingga, yang melambangkan laki-laki, elemen maskulin, bersifat aktif dan positif, serta simbol siang hari. Pelataran cawan landasan obelisk adalah Yoni, yang melambangkan perempuan, elemen feminin yang pasif dan negatif, serta simbol malam hari. Lingga dan Yoni adalah lambang kesuburan dan kesatuan harmonis yang saling melengkapi sejak masa prasejarah Indonesia.

Bentuk Tugu Monas juga bisa ditafsirkan sebagai sepasang Alu dan Lesung, alat penumbuk padi  milik petani tradisional Indonesia. Intinya, rancang bangun Monas penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia.

Monumen terdiri atas 117,7 meter obelisk di atas landasan persegi, pelataran cawan, setinggi 17 meter. Monumen ini dilapisi marmer Italia.

Di puncak tugu Monas ada cawan menopang nyala lampu perunggu yang beratnya mencapai 14,5 Ton dan dilapisi emas 35 Kg. Lidah api atau obor ini berukuran tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter terdiri dari 77 bagian yang disatukan.

Lidah api ini sebagai simbol semangat perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan. Awalnya nyala api perunggu ini dilapisi lembaran emas seberat 35 kg, namun untuk menyambut perayaan setengah abad / 50 tahun kemerdekaan Indonesia pada tahun 1995, lembaran emas ini dilapis ulang sehingga mencapai berat 50 Kg lembaran emas.

Puncak tugu berupa Api Nan Tak Kunjung Padam bermakna agar Bangsa Indonesia senantiasa memiliki semangat berjuang yang menyala-nyala dan tidak pernah padam sepanjang masa.

Oke, semoga bermanfaat. Ayo gunakan kaos kota,cintai kota kita.

bahan-stempel-com-450

, , , , , , , , ,

Outlet KaosKota.com Jl. Dr Wahidin No.50 Rembang Jateng Indonesia, SMS / WA: 081328911155

bikin-stempel-com-450

css.php

Copyright © 2015 - 2017 KaosKota.com All Rights Reserved.
Jakarta - Indonesia

Master Toko Online e-Commerce

X